
⏭️Pembaharuan Backoffice: Account Receivable Report [10 Agustus 2026]
Halo, Kawan Simpli! 👋
Ada kabar gembira untukmu 🎉
Kami telah melakukan beberapa pembaruan penting untuk membuat pengalaman menggunakan SimpliDOTS semakin lancar dan nyaman. Berikut ringkasannya:
Ringkasan
Account Receivable Report adalah laporan piutang terbaru pada menu Intelligence yang membantu Finance, Accounting, dan Owner memonitor kondisi piutang customer tanpa perlu melakukan pengolahan data di Excel.
Melalui laporan ini, Anda dapat mengetahui invoice yang masih outstanding, status overdue, umur piutang, hingga ringkasan piutang berdasarkan customer maupun salesman.
Apa yang Baru?
Kini tersedia Account Receivable Report yang menyajikan informasi piutang secara lebih lengkap dalam satu halaman.
Laporan ini membantu menjawab kebutuhan operasional sehari-hari, seperti:
Invoice mana yang masih belum lunas?
Customer mana yang memiliki piutang terbesar?
Piutang mana yang sudah melewati jatuh tempo?
Sudah berapa lama piutang belum dibayar?
Bagaimana perubahan saldo piutang dalam periode tertentu?
🆕 Update 31 Agustus 2026 — Export Account Receivable Report
Sekarang Anda dapat mengekspor data Account Receivable Report ke Excel untuk kebutuhan analisis dan pengolahan data lebih lanjut.
Data yang diekspor akan mengikuti filter yang dipilih pada report, sehingga Anda dapat mengunduh data sesuai kebutuhan.
Manfaat
Mempermudah monitoring piutang outstanding.
Mengetahui customer dengan nilai piutang terbesar.
Membantu evaluasi aktivitas collection berdasarkan salesman.
Mengidentifikasi risiko keterlambatan pembayaran lebih cepat.
Fitur Utama
Ringkasan Piutang
Pada bagian atas halaman tersedia empat indikator utama yang akan berubah secara otomatis mengikuti filter yang digunakan.
Total Outstanding
Total seluruh piutang yang masih belum lunas.
Overdue Outstanding
Total piutang yang telah melewati tanggal jatuh tempo.
Overdue Rate
Persentase piutang overdue (lewat jatuh tempo) dibandingkan total outstanding (faktur yang belum lunas).
Average Days Overdue
Rata-rata jumlah hari keterlambatan pembayaran.
Tab 2 — By Customer [Total piutang per toko]
Menampilkan ringkasan piutang berdasarkan customer.

Informasi yang tersedia meliputi:
Total outstanding (faktur yang belum lunas) setiap customer.
Total piutang overdue (lewat jatuh tempo).
Persentase overdue (lewat jatuh tempo).
Klik nama customer untuk melihat rincian invoice yang masih outstanding (faktur yang belum lunas).

Tab 3 — By Employee [Total piutang per salesman]
Menampilkan ringkasan piutang berdasarkan salesman.

Laporan ini membantu Anda untuk:
Memantau total piutang berdasarkan salesman yang tercatat pada Sales Invoice.
Mengetahui customer dengan outstanding (piutang yang belum lunas) berdasarkan masing-masing salesman.
Melihat distribusi piutang berdasarkan salesman.
Klik nama employee untuk melihat detail invoice yang menjadi tanggung jawabnya.

Tab 4 — AR Aging [Berapa lama piutang menunggak?]
Menampilkan distribusi umur piutang berdasarkan lama keterlambatan pembayaran sehingga memudahkan identifikasi risiko piutang.

Kategori aging terdiri dari:
🟢 Belum Jatuh Tempo [masih aman]
🟡 1–30 Hari [mulai perlu perhatian]
🟠 31–60 Hari [perlu di follow up]
🔴 61–90 Hari [serius]
⛔ Lebih dari 90 Hari [sangat berisiko jadi piutang macet]
Semakin lama umur piutang, semakin tinggi risiko keterlambatan pembayaran.
Cocok digunakan oleh Owner dan Manager untuk memantau kondisi piutang secara menyeluruh.
Tab 5 — AR Balance [Laporan Pergerakan Saldo Piutang]

AR Balance menjawab pertanyaan: "Bagaimana perubahan saldo piutang customer dalam periode tertentu?"
Berbeda dengan tab-tab di atas yang menampilkan invoice satu per satu, AR Balance menampilkan ringkasan per customer yang mencakup:
Saldo Awal
Penjualan Baru (Sales)
Return
Discount
Credit Note Used
Dibayar
Total Pembayaran
Saldo Akhir
Perhitungan saldo dilakukan menggunakan rumus berikut:
Saldo Akhir = Saldo Awal + Sales − Payment − Return − Discount − Credit Note Used
Tab ini cocok digunakan untuk menganalisis pergerakan saldo piutang selama periode tertentu.
Export Report pada Account Receivable

Selain melihat data langsung di SimpliDOTS, Anda kini dapat mengekspor data Account Receivable Report ke Excel.
Dengan fitur ini, Anda dapat:
Mengunduh data report untuk kebutuhan analisis lebih lanjut
Mengolah data menggunakan Excel
Mengekspor data sesuai filter yang dipilih pada report
Cara Mengakses
Login ke SimpliDOTS Web.
Buka menu Intelligence.
Pilih Account Receivable Report.
Catatan: Menu ini hanya akan tampil apabila pengguna memiliki hak akses Sales Invoice Report atau Sales Invoice Control. Jika menu belum tersedia, silakan hubungi Admin perusahaan untuk memberikan akses.
Yang Perlu Diketahui
Data pada Account Receivable Report tersedia dengan delay H+1.
Invoice yang sudah lunas tidak akan ditampilkan pada daftar outstanding.
Invoice yang telah dibatalkan (Cancel) tidak dihitung dalam laporan.
Perubahan filter tanggal akan memengaruhi hasil perhitungan.
Pada tab AR Balance, seluruh transaksi dihitung berdasarkan tanggal transaksi.
FAQ
Siapa yang bisa mengakses report ini?
User dengan role Sales Invoice Report atau Sales Invoice Control. User tanpa role tersebut tidak akan melihat menu Account Receivable Report.
Kenapa ada invoice yang tidak muncul?
Laporan hanya menampilkan invoice yang masih memiliki saldo outstanding. Invoice yang sudah lunas atau memiliki outstanding sebesar 0 tidak akan ditampilkan.
Apakah report ini real-time atau ada delay?
Data pada Account Receivable Report tersedia dengan delay H+1.
Selamat mencoba, Kawan Simpli!
Jangan ragu untuk menghubungi tim Customer Success Kami jika ada pertanyaan atau memerlukan bantuan. Kami siap membantu, Kawan Simpli! Terima kasih telah memilih SimpliDOTS. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan experience Kawan Simpli dalam menggunakan SimpliDOTS.

Last updated
