
πPembaharuan Backoffice: Sales Target [19 Mei 2026]
Halo, Kawan Simpli! π
Ada kabar gembira untukmu
Kami telah melakukan beberapa pembaruan penting untuk membuat pengalaman menggunakan SimpliDOTS semakin lancar dan nyaman. Berikut ringkasannya:
Ringkasan
SimpliDOTS kini memiliki fitur Sales Target Management yang memungkinkan Admin menetapkan target penjualan untuk salesman, memonitor pencapaian secara otomatis, serta memberikan visibility target secara langsung melalui SFA Mobile.
Fitur ini mendukung 3 jenis target utama:
Total Penjualan (Omset)
Product Volume
Product Value
Masing-masing target dapat dihitung berdasarkan:
Sales Order (SO) atau
Sales Invoice (SI)
Dengan fitur ini, salesman dapat memantau progress target mereka langsung dari aplikasi SFA Mobile, termasuk saat offline. Di sisi lain, Admin dapat dengan mudah membuat, mengelola, memonitor, melakukan hitung ulang pencapaian, hingga mengexport data target melalui SMH Backoffice.
Kenapa Fitur Ini Dibuat?
Sebelumnya, proses penetapan dan monitoring target penjualan masih dilakukan secara manual menggunakan spreadsheet atau komunikasi verbal. Kondisi ini membuat proses tracking menjadi kurang efisien, sulit dimonitor secara realtime, dan membutuhkan effort besar untuk melakukan rekap pencapaian.
Beberapa kendala yang sering terjadi:
Belum ada tools formal untuk menetapkan dan memonitor target penjualan, sehingga proses tracking sulit diukur dan diaudit.
Salesman tidak memiliki visibility langsung terhadap target mereka, sehingga fokus dan motivasi terhadap pencapaian target menjadi kurang optimal.
Admin kesulitan memonitor performa salesman karena belum tersedia tampilan progress achievement yang langsung dapat dilihat di sistem.
Perhitungan achievement masih dilakukan manual melalui export data dan pengolahan spreadsheet, terutama untuk target Omset, Product Volume, dan Product Value.
Contoh Kasus
Distributor XYZ ingin menetapkan target penjualan bulan Maret untuk 10 salesman dengan detail berikut:
Target Omset
Rp 100 juta per salesman (berdasarkan Sales Invoice)
Target Volume
500 karton mie per salesman (berdasarkan Sales Order)
Target Value
Rp 50 juta kategori Snack per salesman
Sebelumnya, Admin harus melakukan export data Sales Order dan Sales Invoice terlebih dahulu, lalu mengolahnya secara manual di spreadsheet untuk mengetahui pencapaian masing-masing salesman.
Dengan fitur Sales Target Management, Admin kini cukup membuat target langsung di SMH Backoffice dan sistem akan otomatis menghitung achievement berdasarkan transaksi yang masuk. Progress pencapaian dapat langsung dimonitor melalui dashboard di Backoffice maupun aplikasi SFA Mobile secara realtime.
Apa yang Baru?
Sebelum menggunakan fitur Sales Target Management, pastikan permission berikut sudah diaktifkan pada Role Group agar user dapat mengakses dan menggunakan fitur dengan sesuai kebutuhan.

Control Sales Target
Akses penuh terhadap fitur Sales Target (view, create, edit, delete, dan export)
Create Sales Target
Membuat target penjualan baru
Read Sales Target
Melihat daftar dan detail target
Edit Sales Target
Mengedit target yang sudah dibuat
Delete Sales Target
Menghapus target
Export Sales Target
Mengexport data target
Import Sales Target
β Belum tersedia
Report Sales Target
β Belum tersedia
Read Employee
Memilih salesman saat create/edit target
Read Product
Memilih produk saat create/edit target
Note: User tanpa permission yang sesuai tidak dapat mengakses ataupun melakukan aksi tertentu pada fitur Sales Target Management.
1. Create Sales Target (SMH)
Admin kini dapat membuat target penjualan langsung melalui SMH Backoffice dengan konfigurasi yang lebih fleksibel dan lengkap sesuai kebutuhan.

Konfigurasi Sales Target
Saat membuat target, Admin dapat mengisi beberapa konfigurasi berikut:
Judul Target
Nama target sesuai kebutuhan.
Tanggal Mulai & Selesai
Menentukan periode target. Backdate diperbolehkan hingga maksimal 3 bulan ke belakang, dan end date maksimal 3 bulan ke depan.
Salesman
Memilih satu atau lebih salesman aktif.
Metric Type
Memilih satu atau lebih jenis target yang ingin digunakan.
6 Metric Type yang Tersedia
1
Omset - Sales Order
Total nilai transaksi dari Sales Order.
2
Omset - Sales Invoice
Total nilai transaksi dari Sales Invoice.
3
Product Volume - Sales Order
Total qty produk tertentu yang terjual dari Sales Order.
4
Product Volume - Sales Invoice
Total qty produk tertentu yang terjual dari Sales Invoice.
5
Product Value - Sales Order
Total nilai penjualan produk tertentu dari Sales Order.
6
Product Value - Sales Invoice
Total nilai penjualan produk tertentu dari Sales Invoice.
Hal yang Perlu Diketahui Saat Membuat Target
Multiple Metric Type dalam 1 Target
Satu target dapat memiliki beberapa metric type sekaligus.
Contoh:
Omset Sales Invoice
Product Volume Sales Order
Dalam 1 target yang sama.
Metric Type Omset Hanya Bisa Dipilih 1x per Source
Untuk metric type Omset:
Omset - Sales Order hanya bisa ditambahkan 1x
Omset - Sales Invoice hanya bisa ditambahkan 1x
Dalam satu target yang sama.
Target Berlaku Per Salesman
Target yang dibuat berlaku untuk masing-masing salesman, bukan target gabungan.
Contoh: Jika Admin memilih 10 salesman dengan target:
Omset Sales Invoice = Rp 100 juta
Maka:
Setiap salesman memiliki target Rp 100 juta
Bukan Rp 100 juta dibagi 10 salesman
Product Volume & Product Value Bersifat Gabungan Produk
Untuk metric type Product Volume dan Product Value, pencapaian dihitung berdasarkan total gabungan seluruh produk yang dipilih.
Contoh: Target:
100 PCS
Produk: mie Goreng + mie Ayam
Maka:
Menjual 100 PCS mie Goreng saja sudah dianggap tercapai
Jika ingin target masing-masing produk dihitung terpisah, Admin perlu membuat metric type terpisah untuk setiap produk.
Validasi Conversion Rate untuk Product Volume
Khusus Product Volume, produk yang digabung dalam 1 target harus memiliki conversion rate yang sama.
Contoh:
ItemConversionBisa Digabung?mie Goreng
1 Lusin = 10 PCS
β Bisa digabung
mie Ayam
1 Lusin = 10 PCS
β Bisa digabung
Mie Sedaap
1 Lusin = 12 PCS
β Tidak bisa digabung
Karena conversion rate berbeda, maka Mie Sedaap harus dibuat dalam target item terpisah.
Produk yang Sudah Digunakan Target Tidak Bisa Dihapus
Produk yang:
Sudah di-assign ke Sales Target, atau
Sudah digunakan pada transaksi terkait target
Tidak dapat dihapus dari master data.
Produk harus di-unassign terlebih dahulu dari target sebelum dapat dihapus.
Note: Seluruh aktivitas create, edit, dan delete pada Sales Target otomatis tercatat di Log Activity untuk kebutuhan audit dan tracking perubahan.
π‘ Bingung memilih metric type yang sesuai?
Lihat bagian Contoh Penggunaan di bawah untuk memahami perbedaan penggunaan masing-masing metric type sesuai kebutuhan bisnis dan skenario operasional.
2. Create Sales Target (SMH)
Admin dapat melakukan perubahan terhadap target yang sudah dibuat melalui SMH Backoffice. Setiap perubahan yang dilakukan akan langsung mempengaruhi proses perhitungan achievement sesuai konfigurasi terbaru.
Berikut beberapa perubahan yang dapat dilakukan beserta dampaknya terhadap achievement target:
Ubah Periode Target
Ketika periode diubah:
Sistem akan otomatis menghitung ulang achievement.
Transaksi yang masuk ke periode baru akan ikut dihitung.
Transaksi yang berada di luar periode baru tidak lagi dihitung ke achievement.
Ubah Target Value / Target Qty
Perubahan ini:
Tidak mengubah angka achievement yang sudah tercapai.
Hanya mengubah persentase achievement terhadap target baru.
Contoh:
Achievement saat ini: Rp 80 juta.
Target awal: Rp 100 juta β achievement = 80%
Target diubah menjadi Rp 150 juta β achievement berubah menjadi 53.3%
Tambah Salesman
Jika salesman tersebut:
Sudah memiliki transaksi dalam periode target.
Maka achievement akan langsung otomatis terhitung berdasarkan transaksi yang sudah ada.
Hapus Salesman dari Target
Yang perlu diketahui:
Achievement yang sebelumnya sudah tercatat tidak akan hilang.
Namun achievement tidak akan bertambah lagi dari transaksi baru setelah salesman dihapus dari target.
Tambah / Hapus Produk
Behavior-nya sama seperti salesman:
Achievement lama tetap tersimpan
Namun transaksi baru dari produk yang dihapus tidak lagi dihitung ke target
Tambah / Hapus Metric Type
Ketentuan:
Minimal harus tetap ada 1 metric type dalam target
Target tidak dapat disimpan dalam kondisi tanpa metric type
π Recalculate Achievement Otomatis
Beberapa perubahan berikut akan memicu proses hitung ulang achievement secara otomatis:
Ubah periode target
Tambah salesman
Tambah produk
Tambah metric type
Karena proses ini memerlukan perhitungan ulang data transaksi, sistem membatasi:
Maksimal 3x recalculation per hari untuk setiap target
Hal ini dilakukan untuk menjaga performa sistem tetap optimal.
Note: Seluruh aktivitas create, edit, dan delete pada Sales Target otomatis tercatat di Log Activity untuk kebutuhan audit dan tracking perubahan.
3. Delete Sales Target (SMH)
Admin dapat menghapus target penjualan yang sudah dibuat melalui SMH Backoffice.
Sebelum target dihapus, sistem akan menampilkan konfirmasi terlebih dahulu untuk memastikan proses delete dilakukan dengan sengaja.

Yang perlu diketahui setelah target dihapus:
Seluruh data target akan terhapus
Data achievement/pencapaian target juga akan ikut terhapus
Transaksi asli seperti Sales Order (SO) dan Sales Invoice (SI) tetap tersimpan di sistem dan tidak ikut terhapus
Note: Seluruh aktivitas create, edit, dan delete pada Sales Target otomatis tercatat di Log Activity untuk kebutuhan audit dan tracking perubahan.
4. View Target Detail (SMH)
Halaman Target Detail memberikan Admin visibility yang lebih lengkap terhadap progress pencapaian target tanpa perlu melakukan export dan pengolahan data manual di spreadsheet.
Melalui halaman ini, Admin dapat memonitor achievement setiap target secara lebih realtime dan detail langsung dari SMH Backoffice.

Informasi yang Tersedia di Halaman Detail Target
Progress per Metric Type
Admin dapat melihat:
Total pencapaian.
Persentase achievement.
Progress target.
Untuk masing-masing metric type yang ada di dalam target.
Detail Salesman
Admin dapat melihat daftar salesman yang tergabung dalam target.
Klik jumlah salesman untuk melihat:
Nama salesman.
Kode salesman.


Detail Achievement
Admin dapat melihat detail pencapaian setiap salesman secara lebih rinci.
Flow detail:
Klik nilai achievement β menampilkan pencapaian per salesman.
Klik achievement pada popup β menampilkan referensi dokumen transaksi yang berkontribusi terhadap target.
Hal ini memudahkan proses audit dan pengecekan sumber achievement secara langsung.



Tombol Recalculate
Tersedia tombol Recalculate untuk melakukan hitung ulang achievement apabila Admin merasa data pencapaian belum sinkron.
Fungsi ini akan:
Menghitung ulang transaksi terkait target.
Memperbarui nilai achievement sesuai data terbaru.
Untuk menjaga performa sistem:
Recalculate dibatasi maksimal 3x per hari untuk setiap target.


Kapan Achievement Bertambah?
Achievement akan otomatis bertambah ketika:
Sales Order (SO) masuk ke backoffice.
Sales Invoice (SI) masuk ke backoffice.
Perhitungan mengikuti metric type yang digunakan pada target.
Kapan Achievement Berkurang?
Achievement dapat berkurang apabila terjadi kondisi berikut:
SO atau SI di-cancel.
Ada Sales Return yang sudah di-verify.
DO dibuat menggunakan item dengan status "No Redeliver" (barang tidak dikirim ulang).
Hal yang Perlu Diketahui
SO dan SI Tidak Akan Double Count Jika Sales Order sudah dibuat menjadi Sales Invoice, sistem hanya akan menghitung salah satu transaksi saja agar achievement tidak terhitung dua kali.
Return Mengurangi Achievement Sesuai Tanggal Return
Return akan mengurangi achievement pada periode saat return dibuat, bukan pada periode transaksi asal.
Contoh:
SO dibuat bulan Maret.
Return dibuat tanggal 5 April.
Maka:
Achievement April yang akan berkurang.
Bukan achievement bulan Maret.
Item Gratis Tidak Dihitung
Item gratis dari promo seperti:
Beli X gratis Y.
Tidak akan dihitung ke achievement target, baik untuk:
Omset.
Product Volume.
Product Value.
5. View Target di SFA Mobile
Salesman kini dapat langsung melihat target dan progress pencapaiannya melalui aplikasi SFA Mobile tanpa perlu bertanya ke Admin ataupun membuka spreadsheet manual.
Fitur ini membantu salesman lebih fokus terhadap target yang sedang berjalan dan mengetahui progress pencapaiannya secara realtime langsung dari HP.
Daftar Target (Menu βTargetβ)
Melalui menu Target, salesman dapat langsung melihat daftar target aktif yang perlu dicapai.




Setiap target card menampilkan informasi:
Judul target
Progress bar achievement
Nilai pencapaian vs target
Persentase achievement
Sisa hari menuju deadline
Salesman juga dapat:
Tap target card untuk melihat detail target
Melihat daftar produk target untuk Product Volume & Product Value
Melakukan filter:
Active β target yang belum tercapai
Achieved β target yang sudah tercapai
Selain itu:
Target diurutkan berdasarkan deadline terdekat
Target yang paling urgent akan muncul di bagian atas
Waktu terakhir sync juga ditampilkan agar salesman mengetahui kapan data terakhir diperbarui
Note: Hanya target dengan periode aktif yang akan ditampilkan di aplikasi. Target yang periodenya sudah lewat tidak akan muncul di daftar target.
Penanda Produk Target Saat Membuat SO / SI



Salesman tidak perlu menghafal produk mana saja yang termasuk target aktif.
Saat membuat transaksi Sales Order (SO) atau Sales Invoice (SI), sistem akan otomatis memberikan badge: π― Sales Target
Pada produk yang termasuk target aktif.
Salesman juga dapat menggunakan:
Sort by: Sales Target
Agar produk target muncul di urutan paling atas.
Fitur ini membantu salesman lebih fokus menjual produk yang berkontribusi langsung terhadap pencapaian target.
Offline & Sync

Target tetap dapat dilihat meskipun salesman sedang berada di area tanpa koneksi internet.
Behavior sistem:
Data target tetap dapat diakses menggunakan data terakhir yang tersimpan di device
Data akan otomatis diperbarui setiap 15 menit ketika terdapat koneksi internet
Jika masih ada transaksi yang belum tersinkronisasi, akan muncul indikator:
β not yet synced
Sebagai pengingat bahwa data achievement mungkin belum sepenuhnya terbaru.
6. Export Sales Target
Admin kini dapat mengexport data target untuk kebutuhan monitoring, analisis, maupun presentasi.
Format export yang tersedia:
Excel
CSV
Filter yang tersedia:
Periode
Salesman
Metric Type
Data export dapat digunakan untuk:
Rekap performa salesman.
Analisis pencapaian target.
Evaluasi penjualan.
Presentasi internal.
Contoh Penggunaan
Use Case 1 β Target Omset Bulanan
Situasi
Admin ingin menetapkan target omset Rp 100 juta per salesman untuk bulan Maret berdasarkan Sales Invoice sebagai dasar perhitungan insentif.
Pengaturan
Judul
Target Omset Maret 2026
Periode
1 - 31 Maret 2026
Salesman
Budi, Andi, Citra
Metric Type
Omset - Sales Invoice
Target Value
Rp 100.000.000
Hasil
Setiap Sales Invoice yang dibuat untuk salesman tersebut dalam periode Maret akan otomatis menambah achievement target.
Jika terjadi return:
Achievement akan otomatis berkurang
Note: Karena metric type menggunakan Sales Invoice, maka Sales Order yang dibuat salesman di SFA belum langsung dihitung. Achievement baru bertambah setelah SI dibuat di backoffice.
Use Case 2 β Target Volume Produk
Situasi
Admin ingin meningkatkan penjualan mie Goreng dan mie Ayam sebanyak 1000 PCS berdasarkan Sales Order untuk kebutuhan monitoring harian.
Pengaturan
Judul
Target Volume mie Maret
Periode
1 - 31 Maret 2026
Salesman
Budi
Metric Type
Product Volume - Sales Order
Produk
mie Goreng, mie Ayam
Target Qty
1000 PCS
Hasil
Setiap SO yang mengandung mie Goreng atau mie Ayam akan otomatis dikonversi ke PCS dan ditambahkan ke achievement target.
Salesman juga dapat langsung memonitor progress target melalui SFA Mobile.
Use Case 3 β Target Value Kategori Snack
Situasi
Admin ingin salesman mencapai penjualan Rp 50 juta dari kategori Snack berdasarkan Sales Invoice.
Produk target:
Chitato
Lays
Qtela
Pengaturan
Judul
Target Snack Maret
Periode
1 - 31 Maret 2026
Salesman
Andi
Metric Type
Product Value - Sales Invoice
Produk
Chitato, Lays, Qtela
Target Value
Rp 50.000.000
Hasil
Salesman bebas menjual kombinasi produk apa pun dari daftar produk target.
Achievement akan dihitung berdasarkan total value penjualan seluruh produk tersebut.
Use Case 4 β Multiple Metric Type dalam 1 Target
Situasi
Admin ingin memonitor:
Aktivitas harian berdasarkan SO
Revenue final berdasarkan SI
Dalam satu target yang sama.
Pengaturan
Judul
Q1 Maret 2026
Periode
1 - 31 Maret 2026
Salesman
Budi, Andi
Metric Type 1
Omset - Sales Order β Rp 120 juta
Metric Type 2
Omset - Sales Invoice β Rp 100 juta
Metric Type 3
Product Volume - Sales Order β mie, 500 PCS
Hasil
Target baru dianggap selesai apabila seluruh metric type mencapai minimal 100%.
Jika salah satu metric type belum tercapai:
Status target tetap Active
FAQ
Apa perbedaan metric type Sales Order dan Sales Invoice?
Sales Order
Achievement langsung bertambah ketika SO masuk ke backoffice
Cocok untuk monitoring dan motivasi harian
Sales Invoice
Achievement baru bertambah setelah SI dibuat
Angka lebih final karena sudah melewati proses verifikasi
Cocok untuk perhitungan insentif atau komisi
Bagaimana jika salesman membuat SO secara offline dan sync terlambat?
Achievement dihitung berdasarkan tanggal transaksi SO, bukan tanggal sync.
Contoh:
SO dibuat tanggal 25 Maret
Sync tanggal 2 April
Maka transaksi tetap dihitung ke target bulan Maret.
Apakah achievement bisa minus?
Ya, jika Return atau Cancel transaksi lebih besar dibanding total penjualan, maka achievement dapat menjadi minus.
Apa yang terjadi jika salesman resign di tengah periode target?
Target tetap aktif dan achievement yang sudah tercatat tetap tersimpan.
Namun salesman tidak dapat menambah achievement baru karena sudah tidak dapat login ke SFA.
Bagaimana jika Admin salah membuat target?
Admin yang memiliki permission Sales Target Delete dapat menghapus target yang sudah dibuat.
Saat target dihapus:
Data target dan pencapaiannya akan ikut terhapus
Namun transaksi seperti Sales Order (SO) dan Sales Invoice (SI) tetap aman dan tidak ikut terhapus dari sistem
Transaksi tersebut hanya tidak lagi dihitung atau dikaitkan ke target yang dihapus.
Apakah target bisa dibuat backdate?
Ya, target dapat dibuat hingga maksimal:
3 bulan ke belakang
Sistem akan otomatis menghitung transaksi yang berada dalam periode target tersebut.
Kenapa Recalculate dibatasi maksimal 3x per hari?
Karena proses recalculation melakukan perhitungan ulang terhadap banyak data transaksi.
Limit ini diterapkan untuk menjaga performa sistem tetap optimal.
Apakah item gratis promo dihitung ke achievement?
Tidak.
Contoh:
Beli 10 gratis 2
Yang dihitung hanya:
10 item yang dibeli
Item gratis tidak masuk ke:
Omset
Product Volume
Product Value
Kapan target dianggap Completed?
Target dianggap selesai apabila seluruh metric type dalam target mencapai:
100% atau lebih
Selamat mencoba, Kawan Simpli!
Jangan ragu untuk menghubungi tim Customer Success Kami jika ada pertanyaan atau memerlukan bantuan. Kami siap membantu, Kawan Simpli! Terima kasih telah memilih SimpliDOTS. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan experience Kawan Simpli dalam menggunakan SimpliDOTS.

Last updated