# Update Mengenai Coretax Format XML PPN 12%- \[Phase 2]

Halo, Kawan Simpli!\
\
Ada kabar bahagia yang perlu kamu tahu, nih!\
\
Kini, terdapat penambahan dan pembaharuan fitur berkaitan dengan coretax agar dapat mempermudah user dalam menggunakan sistem SimpliDOTS.

## <mark style="background-color:green;">What's new?</mark>

Pada release sebelumnya, SimpliDOTS telah mendukung export XML dan Excel dengan Format PPN 11% (baca lebih lanjut Phase 1 di [sini](https://fitur-sap.simplidots.id/smh/fitur-pada-smh-sales-management-hub/2025/update-mengenai-coretax-format-xml)).  Pada release kali ini, SimpliDOTS sudah mendukung kebutuhan PPN 12% serta pembuatan file XML dan Excel dengan format 12% untuk membantu proses upload faktur pengeluaran.&#x20;

Yuk, baca lebih lanjut updatenya!

### 1. Perubahan di Halaman Pajak

Sekarang, di halaman pajak terdapat penambahan field DPP (Dasar Pengenaan Pajak) yang bisa dipilih dengan dua opsi, yaitu 100% dan 11/12 dan juga menambahkan proteksi data pajak yang telah memiliki transaksi.&#x20;

{% hint style="success" %}
**HIGHLIGHT**!

✅ Sekarang terdapat field DPP (Dasar Pengenaan Pajak) di halaman pajak dengan dua opsi, yaitu 100% dan 11/12.&#x20;

✅ Proteksi data pajak yang sudah memiliki transaksi tidak bisa dihapus untuk menjaga konsistensi data.
{% endhint %}

{% hint style="warning" %}
**REQUIREMENT**!

* Jika DPP diisi, maka sistem akan menghitung pajak berdasarkan nilai DPP.
* Jika DPP tidak diisi, maka sistem otomatis menggunakan 100%
  {% endhint %}

{% hint style="danger" %}
**LIMITATION!**

❌ Hanya berlaku untuk transaksi baru setelah fitur ini dirilis.

❌ Tidak mempengaruhi transaksi lama yang sudah dibuat sebelumnya.

❌ DPP 11/12 hanya bisa menggunakan pajak 12%. Selain 12%, user tidak bisa memilih DPP 11/12.

❌ Jika transaksi lama diedit dan disimpan, maka sistem akan menggunakan nilai Pajak dan DPP terbaru yang tersedia.&#x20;

❌ Data pajak yang sudah digunakan dalam transaksi, bahkan jika hanya di-assign ke produk, sudah tidak bisa dihapus.<br>
{% endhint %}

**Contoh perhitungan DPP**

<table><thead><tr><th width="80">Tax</th><th width="76">DPP</th><th width="133">Harga Barang</th><th width="138">Nilai DPP</th><th width="121">Nilai Tax</th><th>Total Bayar</th></tr></thead><tbody><tr><td>12%</td><td>100%</td><td>Rp1.000.000</td><td>Rp1.000.000</td><td>Rp120.000</td><td>Rp1.120.000</td></tr><tr><td>12%</td><td>11/12</td><td>Rp1.000.000</td><td>Rp916.667</td><td>Rp110.000</td><td>Rp1.110.000</td></tr><tr><td>11%</td><td>100%</td><td>Rp1.000.000</td><td>Rp1.000.000</td><td>Rp110.000</td><td>Rp1.110.000</td></tr></tbody></table>

### 2. Penambahan Field NITKU pada Company Profile

Kini, sistem telah menambahkan field NITKU pada informasi perusahaan. NITKU akan diisi otomatis berdasarkan NPWP/NIK jika tersedia atau dapat diinput manual sesuai format yang ditentukan.

<figure><img src="https://lh7-rt.googleusercontent.com/docsz/AD_4nXfZS03vkqMkO01XmyfheBwJwfWSU0cI3iM28V2R3wJAf52vtO0Nqfb2_HiCh3xy1V4nxe8DaWq5RZ_GhPO-HaISEMquh-v7WH27ZsHWmAmEZ72YvLFU_dPvEW8IoIJDCtLPourZrA?key=McvRksFEgFUeGdUcwwe1UHYx" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="success" %}
**HIGHLIGHT**!

✅ Penambahan field NITKU terdapat pada menu **Settings > Company profile.**

✅ NITKU harus terdiri dari 22 digit angka.&#x20;

✅ NITKU Tidak wajib diisi.
{% endhint %}

{% hint style="warning" %}
**REQUIREMENTS**!

* Format NITKU harus terdiri dari 22 digit angka.
* Jika NPWP tersedia, maka saat NITKU dikosongkan, harus disimpan terlebih dahulu agar dapat otomatis terisi NITKU berdasarkan NPWP. NITKU akan terisi otomatis berdasarkan NPWP/NIK sesuai syarat berikut:
  * Jika NPWP diisi dan memiliki 15 digit, maka NITKU akan terisi seperti berikut: **“0” + 15 digit NPWP + "000000”**
  * Jika NPWP diisi dan memiliki 16 digit, maka NITKU akan terisi seperti berikut: **16 digit NPWP + "000000”**
  * Jika tidak ada NPWP, maka NITKU akan diisi dengan **0000000000000000000000.**
    {% endhint %}

{% hint style="danger" %}
**LIMITATION!**

❌ Jika tidak ada NPWP yang memenuhi syarat, maka NITKU akan kosong dan harus diisi manual.

❌ Jika NITKU dikosongkan, maka harus disimpan terlebih dahulu agar dapat otomatis terisi NITKU berdasarkan NPWP/NIK (jika tersedia).
{% endhint %}

### 3. Penambahan Field NITKU & Negara pada Pelanggan

Sistem telah menambahkan *field* NITKU & Negara pada master data customer untuk keperluan pajak. NITKU akan diisi otomatis berdasarkan NPWP/NIK jika tersedia atau dapat diinput manual sesuai format yang ditentukan.

* Gambar 1. Edit Customer; NITKU<br>

  <figure><img src="https://lh7-rt.googleusercontent.com/docsz/AD_4nXdmga1z1UWP2_dqPRRUETY6Jy8Enr-ArLeujdGq8qxC2cmJqmbcnVoXXjrbUAkH2B-FYcQztVFyJFxOqYWf7Q5Jfk9Nrd2iYYiNnWm8z80MS9syN5yQIsGw_nrvbNoPG33CtgTjtA?key=McvRksFEgFUeGdUcwwe1UHYx" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

* Gambar 2. Edit Customer; Country<br>

  <figure><img src="https://lh7-rt.googleusercontent.com/docsz/AD_4nXfD7AenyYvEO5HaC35nJRo3vqBRtL3KDx4rgfwPH2Sc_H8_J6iY4IdidEbuQ8bs-L3gIEMGm75aLy2Kwz_42czNCOyf3gcx1_OUCbydH-GGMVxQQh12s_Ijd8Rlf9Yn8I_4LsDzMg?key=McvRksFEgFUeGdUcwwe1UHYx" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

* Gambar 3. Detail Customer; NITKU & Country<br>

  <figure><img src="https://lh7-rt.googleusercontent.com/docsz/AD_4nXeB7D_HL-J9sZm06d6vEgJT5Vicwh3q7YI0ZWFYoe4FjlX8BujOThYiHe2hgXqDo9Mpy61khJVTZXAN8Chxfk9PdxDkzpdcxbEw_selkVTcK5TByNwacVCS9BFVsjCJf6RlJfApVQ?key=McvRksFEgFUeGdUcwwe1UHYx" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="success" %}
**HIGHLIGHT!**

✅ Penambahan *field* NITKU & Negara pada master data customer.

✅ NITKU harus terdiri dari 22 digit angka.

✅ Otomatis mengisi NITKU berdasarkan NPWP/NIK jika tersedia.

✅ Negara dapat dikosongkan.

✅ Kolom ekspor dan impor master data customer telah ditambahkan kolom NITKU dan Negara.
{% endhint %}

{% hint style="warning" %}
**REQUIREMENTS**!

* Format NITKU harus terdiri dari 22 digit angka.
* Otomatis mengisi NITKU berdasarkan NPWP/NIK akan mengisi sesuai syarat berikut:
  * Jika menggunakan NPWP16, maka 16 digit NPWP16 + "000000”
  * Jika menggunakan NPWP15, maka “0” + 15 digit NPWP15 + "000000”
  * Jika tidak ada NPWP16 atau NPWP15, maka NITKU dibiarkan kosong dan dapat diisi manual.
* Jika mengisi kolom Negara saat impor/ekspor, harap diisi sesuai nilai referensi yang benar.&#x20;
* Hasil ekspor faktur pengeluaran akan mengambil data NITKU sesuai yang diisi pada master data customer.&#x20;
* Kolom Negara yang dikosongkan akan auto terisi sebagai IDN (Indonesia) saat export Faktur Pengeluaran untuk kebutuhan Pajak.&#x20;
  {% endhint %}

{% hint style="danger" %}
**LIMITATION**!

❌ Jika tidak ada NPWP/NIK yang memenuhi syarat, maka NITKU akan kosong dan harus diisi manual.\
❌ Kolom Negara yang dikosongkan akan auto terisi sebagai IDN (Indonesia) saat export Faktur Pengeluaran untuk kebutuhan Pajak.&#x20;
{% endhint %}

### 4. Penambahan Field Product Type dan Referensi Kode Pajak pada Masterdata Produk

Dalam meningkatkan akurasi data produk dan mempermudah pelaporan pajak, sistem kini menambahkan *field* Product Type dan Referensi Kode Pajak pada master data produk.

* Gambar 1. Edit Product; Product Type & Referensi Kode Pajak<br>

  <figure><img src="https://lh7-rt.googleusercontent.com/docsz/AD_4nXcPKUuhec-RFoe2vLRSG0ogc35iwSbLMRyD-dQx9hn9n7cRWfD5L9L11MfyRN5RVeeZU0fWhqQ-QDGYJp3e1awTmNLPU8P57kWo-7a6Kwo4SfChfnwzsj5Jr7m6YDwiQ2hcQs7PqA?key=McvRksFEgFUeGdUcwwe1UHYx" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

* Gambar 2. Detail Product; Product Type & Referensi Kode Pajak\
  &#x20;

  <figure><img src="https://lh7-rt.googleusercontent.com/docsz/AD_4nXcSze0YvUoYOWZQQlTB0n2kzuD-YZ688U0jtYhhXPv3sNAbjOcs86eqL5qwp1Qom_wTb_dg9-GYTuRZ_YhpCsEyXtnxhoBqb7Rxiu1DcyA2iGnbCuWyQwv6pHlq9Nsw_XcyzObyyw?key=McvRksFEgFUeGdUcwwe1UHYx" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="success" %}
**HIGHLIGHT!**

✅ Penambahan *field* Product Type yang bersifat wajib untuk diisi.

✅ Penambahan *field* Referensi Kode Pajak yang bersifat tidak wajib diisi. (Dapat dikosongkan).
{% endhint %}

{% hint style="warning" %}
**REQUIREMENT**!

* Jika field Referensi Kode Pajak tidak diisi, maka saat pembuatan faktur pengeluaran, sistem akan otomatis mengisi sebagai 000000 - Barang.&#x20;
  {% endhint %}

{% hint style="danger" %}
**LIMITATION**!

❌ Opsi pemilihan Product Type yang tersedia saat ini hanyalah opsi "Barang".

❌Opsi "Jasa" belum tersedia pada Product Type.

❌ Jika *field* Referensi Kode Pajak tidak diisi, maka saat pembuatan faktur pengeluaran, sistem akan otomatis mengisi sebagai 000000 - Barang.
{% endhint %}

### 5. Penambahan Informasi Detail Pajak saat Memilih Pajak di Masterdata Produk

Untuk meningkatkan transparansi dan kemudahan dalam memilih pajak pada master data produk, kini sistem menampilkan informasi detail pajak saat user meng-hover opsi di dropdown pajak.

<figure><img src="https://lh7-rt.googleusercontent.com/docsz/AD_4nXetoo3EmZMRLMI3QPLZzAWZ8wK7RvJvBzP21_cQGsaHs9IEzzIhxVKFL40i5RGlHeubyQ91I-I6yQaqnyoL3l0HKIRLWU8IRYzbCwmRIMI9JoG-S3fvn7Bnlc4RZfgzV4laymr8?key=McvRksFEgFUeGdUcwwe1UHYx" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="success" %}
**HIGHLIGHT**!

✅ Saat memilih pajak di-dropdown, user dapat melihat informasi tambahan saat melakukan hover.\
✅ Informasi yang ditampilkan pada field Pajak mencakup:

* Nama Pajak
* Tarif Pajak (Tax Percentage)
* Dasar Pengenaan Pajak (DPP)
  {% endhint %}

{% hint style="warning" %}
**REQUIREMENT**!

* Data pajak yang ditampilkan akan mengikuti data master pajak yang sudah terdaftar di sistem.
  {% endhint %}

{% hint style="danger" %}
**LIMITATION**!

❌ Informasi detail pajak hanya muncul saat hover pada dropdown item.

❌ Tidak ada perubahan pada cara penyimpanan pajak, hanya penambahan tampilan informasi.
{% endhint %}

### 6. Penambahan Field Referensi Kode Pajak pada Master Data UoM

Untuk mendukung kebutuhan pelaporan pajak yang lebih akurat, sistem kini menambahkan field Referensi Kode Pajak pada master data Unit of Measurement (UoM).

* Gambar 1. Edit Unit; UoM Pajak<br>

  <figure><img src="https://lh7-rt.googleusercontent.com/docsz/AD_4nXfUuNvDhW7qKK8ED3oWTIxoad0RFwJsPuhjxvn1m3oL7-6a4UT32WaDbljkBP7vzVfPlAumscI3bocRtK-N0neochX8e6reYmm3GroOqM9CAB6K2sbNo8gJiAaMa0PXYE2j7s8eSQ?key=McvRksFEgFUeGdUcwwe1UHYx" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

* Gambar 2. Unit Detail; UoM Pajak<br>

  <figure><img src="https://lh7-rt.googleusercontent.com/docsz/AD_4nXf83gePQN5JfPK15rf0O2pm0VJHwIZyKZQ2EftxRUh2OUxvl9X56PH_LreHzXfzDQBnIFceoxBodEb2ft9A3-bPy9GY6wYg7g0dFsvyRf_z1nrI8fIctusxYYJC3r2uHSlDcg2lfA?key=McvRksFEgFUeGdUcwwe1UHYx" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="success" %}
**HIGHLIGHT**!

✅ Penambahan *field* Referensi Kode Pajak pada master data UoM (Unit of Measurement).

✅ UoM ini bersifat opsional dan dapat diisi sesuai kebutuhan.&#x20;

✅ UoM Dapat dikosongkan.

✅ Kolom ekspor dan impor masterdata telah ditambahkan kolom TaxUnitCode (Referensi Kode Pajak). Bersifat opsional, boleh dikosongkan.
{% endhint %}

{% hint style="warning" %}
**REQUIREMENT**!

* Jika *field* Referensi Kode Pajak diisi, maka saat pembuatan faktur pengeluaran, sistem akan mengambil informasi sesuai pada masterdata.
* Jika *field* Referensi Kode Pajak tidak diisi, maka saat pembuatan faktur pengeluaran, sistem akan auto-mapping berdasarkan list berikut:
  * Pcs, Pc, Pcss, Piece, Pieces, Butir, Keping, Icecream, Gls → UM.0021
  * Box, Boks, Kotak, Ktk, Bx, Dus, Krt, Karton, Innerbox → UM.0022
  * Lsn, Lusin → UM.0017
  * Barrel, Brl, Drum → UM.0008
  * Meter, Mtr → UM.0013
  * Unit, Unitsubs → UM.0018
  * Ltr, Liter → UM.0007
  * Lbr, Lembar → UM.0020
  * Kg, Kilo, Kilogram → UM.0003
  * Gr, Gram → UM.0004
  * Untuk unit yang tidak dicantumkan diatas akan dikategorikan sebagai Lainnya → UM.0033
* Pada impor/ekspor, saat isi TaxUnitCode harus sesuai dengan referensi pajak yang berlaku di sistem. Bersifat opsional, dan boleh dikosongkan.
  {% endhint %}

{% hint style="danger" %}
**LIMITATION**!\
❌ Jika *field* Referensi Kode Pajak tidak diisi, maka saat pembuatan faktur pengeluaran, sistem akan auto-mapping.&#x20;

❌ Kolom TaxUnitCode wajib mengikuti referensi pajak yang tersedia di sistem. Jika tidak sesuai, maka sistem akan menampilkan error saat import.
{% endhint %}

### 7. Penambahan Informasi Tax Detail & Validasi Pajak untuk Integrasi Accurate pada Sales Order

* Gambar 1. Create Sales Order; PPN 12% - 11/12

<figure><img src="https://lh7-rt.googleusercontent.com/docsz/AD_4nXddEuOxp6pE8KE1NYeNEfNyWRIOKYUiBEAWfcO-tKJ342GIyPHd7_Y3cwN0BEJJeSTTdmrLP6BUZhPmHbtNp5-jLh4e2C-wY1T3zYThnwBxy9m0tfbyF5f8pQDPj5kNhJk0-NWm?key=McvRksFEgFUeGdUcwwe1UHYx" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

* Gambar 2. Confirmation ; Integration with Accurate\
  &#x20; ![](https://lh7-rt.googleusercontent.com/docsz/AD_4nXcYDokdKB0YNyLudYuFNLfIAeVyuq-dc_E-reSRErLD_ESEtHG6J0eeBgobaQ7QbPVbhf1yX4g4_VCBOYzyF4ugw_muQdFcj1QsF6Pmlm82dtRzJZxpr6piHENqXKl2aPrdy8ja?key=McvRksFEgFUeGdUcwwe1UHYx)

{% hint style="success" %}
**HIGHLIGHT!**

✅ Penambahan informasi tax detail saat *hover* di halaman pembuatan Sales Order (SO).

✅ Saat memilih pajak pada item di SO, user dapat melihat detail pajak, termasuk:

* Nama Pajak
* Tarif Pajak (Tax Percentage)
* Dasar Pengenaan Pajak (DPP)

✅ Penggabungan item dengan pajak berbeda saat membuat SO.

✅ Jika integrasi ke Accurate.Id dan ditemukan memiliki lebih dari satu jenis pajak (kecuali NoPPN), sistem akan menampilkan opsi untuk memisah SO berdasarkan pajak agar dapat diproses ke Accurate.Id.&#x20;
{% endhint %}

{% hint style="warning" %}
**REQUIREMENT**!

* Hanya user tanpa integrasi Accurate.Id yang dapat menggabungkan SO dengan jenis pajak berbeda
* Sistem akan membuat dua dokumen SO jika user dengan integrasi Accurate.Id memilih untuk split SO.&#x20;
  {% endhint %}

{% hint style="danger" %}
**LIMITATION**!

❌ Khususnya untuk tenant yang integrasi dengan Accurate.Id,&#x20;

SO yang memiliki lebih dari satu jenis pajak (kecuali NoPPN) tidak dapat diproses.&#x20;
{% endhint %}

### 8. Penambahan Informasi Tax Detail pada Detail Sales Order Backoffice

* Gambar 1. Detail Sales Order; PPN12%

<figure><img src="https://lh7-rt.googleusercontent.com/docsz/AD_4nXcglDI_WEzwhL0nsKikkkB6wyG39GW73e1zGbtkJu_YYtr1jMVelfq7NEAZf50JAWJBr4akQS8rasrJ9VPW6FMHYwuK4ws9AweiU1Jw16e1K4AnSIWoaqgoBTscCT3Suw9VFEsFGQ?key=McvRksFEgFUeGdUcwwe1UHYx" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="success" %}
**HIGHLIGHT**!

✅ Penambahan informasi tax detail di halaman Sales Order (SO).
{% endhint %}

### 9. Penambahan Field Kode Transaksi pada Halaman Pembuatan Sales Invoice

* Gambar 1. Create Sales Invoice; Transaction Code<br>

  <figure><img src="https://lh7-rt.googleusercontent.com/docsz/AD_4nXeqcwIaOaIyqDhcueYlxAJVHjWjF_7-7UpcabiPqQ6wQZ-lmteGbBHf_INQk3RryTl38ATAAWd2MMrkXyyBFTf7ueYwd4AHex4QDoJ4EfTb7wj5FXjydiLhWqUGM7LmDtlQ3ZyFvw?key=McvRksFEgFUeGdUcwwe1UHYx" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

* Gambar 2. Create Sales Invoice; Transaction Code & Transaction Detail<br>

  <figure><img src="https://lh7-rt.googleusercontent.com/docsz/AD_4nXdPEkbcES8l1c-fGReD_NkEV6H7wvArtE-CvRv0dtKLZsHlCh6PS0YpvVf8e2PDGTgukmAMT2v3P_PRdYTtf5X19JizRFIeNVbJ2fKdyWOQ-mUEa7WJvUC3TmFk1evtLLKr66sHzw?key=McvRksFEgFUeGdUcwwe1UHYx" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="success" %}
**HIGHLIGHT**!

✅ Penambahan *field* "Kode Transaksi" di halaman pembuatan Sales Invoice.

✅ Jika memilih Kode Transaksi 07 atau 08, akan muncul field tambahan dengan label "Detail Kode Transaksi" untuk informasi lebih lanjut.

✅ Jika SI dibuat dari konversi Sales Order (SO), maka sistem otomatis mengisi Kode Transaksi berdasarkan syarat berikut:

* Default akan diisi 04 jika ada 1 saja item pada invoice yang memiliki DPP 11/12 
* Default akan diisi 08 jika seluruh item pada invoice adalah no tax (No PPN) 
* Detail Kode Transaksi default akan terpilih 01
* Default akan diisi 01 untuk case diluar yang diatas.

✅ User masih dapat mengubah nama detail kode transaksi sesuai kebutuhan. Jika diisi 07/08 harus wajib kode detail pajak. Default dipilih 01.
{% endhint %}

{% hint style="warning" %}
**REQUIREMENT**!

* Jika memilih Kode Transaksi 07 atau 08, akan muncul field tambahan dengan label "Detail Kode Transaksi" untuk informasi lebih lanjut.
  {% endhint %}

{% hint style="danger" %}
**LIMITATION**!

❌ Jika SI (Sales Invoice) menggunakan gabungan beberapa pajak (SI Gabungan Tax), maka hanya dapat memilih satu jenis kode transaksi saja. Dikarenakan satu SI hanya dapat mengisi satu kode transaksi.&#x20;
{% endhint %}

### 10. Penambahan Informasi Tax Detail & Validasi Pajak untuk Integrasi Accurate pada Sales Invoice

* Gambar 1. Create Sales Invoice; Tax Detail<br>

  <figure><img src="https://lh7-rt.googleusercontent.com/docsz/AD_4nXej2ifMdzsPujr5bdDxfq_GPhvYg4tgEmB3hcE0I16_nuEUbeHhWPaBJCDDXEvFlrDhGpQyGPHJ9LHguHF0rDBa3HFLxyZ3QAkfC-6RqIoQLJSFPVyHp8m8qkDqTby81NV4TzZU?key=McvRksFEgFUeGdUcwwe1UHYx" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

* Gambar 2. Create Sales Order; Tax Detail <br>

  <figure><img src="https://lh7-rt.googleusercontent.com/docsz/AD_4nXddEuOxp6pE8KE1NYeNEfNyWRIOKYUiBEAWfcO-tKJ342GIyPHd7_Y3cwN0BEJJeSTTdmrLP6BUZhPmHbtNp5-jLh4e2C-wY1T3zYThnwBxy9m0tfbyF5f8pQDPj5kNhJk0-NWm?key=McvRksFEgFUeGdUcwwe1UHYx" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="success" %}
**HIGHLIGHT**!

✅ Penambahan informasi Tax Detail saat *hover* di halaman pembuatan Sales Invoice (SI).

✅ Saat memilih pajak pada item di SI, user dapat melihat detail pajak, termasuk:

* Nama Pajak
* Tarif Pajak (Tax Percentage)
* Dasar Pengenaan Pajak (DPP)

✅ Penggabungan item dengan pajak berbeda saat membuat SI.

✅ Jika integrasi ke Accurate.Id ditemukan memiliki lebih dari satu jenis pajak (kecuali NoPPN), sistem akan menampilkan opsi untuk memisahkan SI berdasarkan pajak agar dapat diproses ke Accurate.Id.&#x20;
{% endhint %}

{% hint style="warning" %}
**REQUIREMENT!**

* Hanya user tanpa integrasi Accurate.Id yang dapat menggabungkan SI dengan jenis pajak berbeda.
* Sistem akan membuat dua dokumen SI jika user dengan integrasi Accurate.Id memilih untuk split SI.&#x20;
  {% endhint %}

{% hint style="danger" %}
**LIMITATION**!

❌ Khusus tenant yang integrasi dengan Accurate.Id, SI (Sales Invoice) yang memiliki lebih dari satu jenis pajak (kecuali NoPPN) tidak dapat diproses.&#x20;

❌ SI yang dibuat berasal dari suatu SO, maka pajak tidak dapat diubah.&#x20;
{% endhint %}

### 11. Penambahan Informasi Tax Detail, Kode Transaksi Pajak pada Detail Sales Invoice Backoffice

* Gambar 1. Detail Sales Invoice; Transaction Code & Transaction Detail<br>

  <figure><img src="https://lh7-rt.googleusercontent.com/docsz/AD_4nXdFY6BO_bRJdKMAPI8TzkDnHr7omqYgzdXLR0m2nLsZlHc2dv6RbzNWMSOLAQAmFQhIInXeqYJsBSO7SLLqQQaAkZo5ogMCnopF_wqLRtJiHnaRxH_rBKVzV1EntWd3CYBGB9p_Ow?key=McvRksFEgFUeGdUcwwe1UHYx" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="success" %}
**HIGHLIGHT**!

✅ Penambahan informasi tax detail, kode transaksi di halaman Sales Order (SI).
{% endhint %}

### 12. Penambahan Informasi Tax Detail pada Purchase Order&#x20;

{% hint style="success" %}
**HIGHLIGHT**!

✅ Penambahan informasi Tax detail saat *hover* di halaman pembuatan Purchase Order (PO).

✅ Saat memilih pajak pada item di PO, user dapat melihat detail pajak, termasuk:

* Nama Pajak
* Tarif Pajak (Tax Percentage)
* Dasar Pengenaan Pajak (DPP)
  {% endhint %}

### 13. Penambahan Informasi Tax Detail pada Detail Purchase Order Backoffice

{% hint style="success" %}
**HIGHLIGHT**!

✅ Penambahan informasi Tax detail di halaman Purchase Order (PO).
{% endhint %}

### 14. Penambahan Informasi Tax Detail pada Purchase Invoice&#x20;

{% hint style="success" %}
**HIGHLIGHT**!

✅ Penambahan informasi tax detail saat *hover* di halaman pembuatan Purchase Order (PO).

✅ Saat memilih pajak pada item di PO, user dapat melihat detail pajak, termasuk:

* Nama Pajak
* Tarif Pajak (Tax Percentage)
* Dasar Pengenaan Pajak (DPP)
  {% endhint %}

### 15. Penambahan Informasi Tax Detail pada Detail Purchase Invoice Backoffice

{% hint style="success" %}
**HiGHLIGHT**!

✅ Penambahan informasi Tax detail di halaman Purchase Invoice (PI).
{% endhint %}

### 16. Penambahan Filter Pajak & Validasi Integrasi Accurate di SFA saat membuat Sales Order (SO) atau Sales Invoice (SI)

Fitur ini memungkinkan user untuk mem-filter item berdasarkan jenis pajak saat membuat Sales Order (SO) atau Sales Invoice (SI) di SFA. Pada daftar item, informasi pajak dan nama produk kini ditampilkan dengan lebih jelas untuk mempermudah pemilihan item yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

<table data-header-hidden><thead><tr><th width="245"></th><th width="239">Filter Tax</th><th>Confirmation</th></tr></thead><tbody><tr><td><img src="https://lh7-rt.googleusercontent.com/docsz/AD_4nXdHIYn1KT4_8rmx2h56wJfEnsW-QB6p5NdjCTInk9x5z6xSD5KppxhUKtft2LK-ph2BVosv59_vM0cefcgJq3CsN3W-AbRNEVXP5X5YfsrGGQ9GGqpHyEdmudz4t2VHPLZ9pzBk?key=McvRksFEgFUeGdUcwwe1UHYx" alt="" data-size="original"></td><td><p></p><p><img src="https://lh7-rt.googleusercontent.com/docsz/AD_4nXfqL39qJyPjBUeWIiD2_wxIaAU6cA4k9HkWlALprml6mAbH-bb-JOa_gl8NWpVjENh32zm972enTyd2B-w8jgFAJ1c4DVv6MNCrgsV_hnU5AU9NS8P0xHlc_AT3Ljb3icoq7uNUDg?key=McvRksFEgFUeGdUcwwe1UHYx" alt="" data-size="original"></p></td><td><img src="https://lh7-rt.googleusercontent.com/docsz/AD_4nXfW71ONHn1Y3IiGWHv54PeK62RU3ibeidiyeMMsiOmEjPLmN0Iej6bQFjiAuPr4dJVNwB59_c8dsjF3TGW0hffuRuR9m7e8EGIbEeLT7IXhxew57x5k3cscs-2cx_33UomWeWuF?key=McvRksFEgFUeGdUcwwe1UHYx" alt=""></td></tr><tr><td>List Item</td><td>Filter Tax</td><td>Confirmation message; Integration with Accurate</td></tr></tbody></table>

{% hint style="success" %}
**HIGHLIGHT**!

✅ Penambahan filter pajak saat membuat orderan pada SO atau SI.&#x20;

✅ Menampilkan informasi pajak (Nama pajak) pada tiap produk saat pemilihan item.

✅ Penggabungan item dengan pajak berbeda saat membuat SO atau SI.

✅ Jika integrasi ke Accurate.Id dan ditemukan memiliki lebih dari satu jenis pajak (kecuali NoPPN), sistem akan menampilkan opsi untuk memisah SO atau SI berdasarkan pajak agar dapat diproses ke Accurate.Id.&#x20;
{% endhint %}

{% hint style="warning" %}
**REQUIREMENT**!

* Pencegahan Pajak Berbeda untuk SO & SI hanya berlaku untuk user yang menggunakan integrasi Accurate.id.
* Jika membuat SI dari SFA dan dikirim ke back office, kode transaksi akan otomatis terisi sesuai syarat berikut:
  * Default akan diisi 04 jika ada 1 saja item pada invoice yang memiliki DPP 11/12 
  * Default akan diisi 08 jika seluruh item pada invoice adalah no tax (No PPN) 
  * Detail Kode Transaksi default akan terpilih 01
  * Default akan diisi 01 untuk case diluar yang diatas.
    {% endhint %}

{% hint style="danger" %}
**LIMITATION**!

❌ Hanya menampilkan nama pajak pada tiap produk, untuk mengetahui detail.&#x20;

❌ Hasil filter akan selalu menampilkan item dengan NoPPN. Hal ini dikarenakan item NoPPN dapat digabungkan item PPN dalam sebuah transaksi.&#x20;

❌ Jika integrasi dengan Accurate.Id dan memilih produk dengan pajak yang berbeda dalam satu transaksi, konfirmasi untuk mengubah item sebelumnya digantikan dengan item baru akan muncul.

❌ Kode transaksi yang otomatis terisi saat pembuatan SI dan dikirim ke back office, saa ini tidak bisa dilakukan pengeditan kode transaksi jika terjadi kesalahan data.&#x20;
{% endhint %}

### 17. Penambahan Informasi Tax Detail pada Detail Sales Order dan Sales Invoice SFA

* Gambar 1. Detail Sales Order; Tax

&#x20; ![](https://lh7-rt.googleusercontent.com/docsz/AD_4nXfV25GBs5iH7n7qF6DgbIsvwSBF-weW2QC7DV2Kb0AmiYRPuQTWM0RRvYOPYIUCi5TZMeNbZiJAbguKzMWA29xxk_4l1AAV3MtrlfgtE-lJ47Gn-RreLFHJBtAgXid01dH-lO3j6w?key=McvRksFEgFUeGdUcwwe1UHYx)&#x20;

{% hint style="success" %}
**HIGHLIGHT**!\
✅ Penambahan informasi Tax detail & Kode transaksi di halaman Sales Order (SI).
{% endhint %}

***

## Detail Kolom pada Excel Ekspor Faktur Pengeluaran

Berikut adalah penjelasan untuk masing-masing kolom pada file Excel:

* Sheet: Faktur

<table><thead><tr><th width="278">Kolom</th><th>Keterangan</th></tr></thead><tbody><tr><td>NPWP Penjual</td><td>Data ini diambil dari NPWP yang telah diisi pada <strong>Settings > Company</strong>.</td></tr><tr><td>Baris</td><td>Satu invoice akan mendapatkan satu baris.</td></tr><tr><td>Tanggal Faktur</td><td>Diisi dengan tanggal invoice.</td></tr><tr><td>Jenis Faktur</td><td>Selalu diisi "<strong>Normal</strong>" sesuai ketentuan pajak.</td></tr><tr><td>Kode Transaksi</td><td>Data ini diambil dari Sales Invoice, bagian kode transaksi. </td></tr><tr><td>Keterangan Tambahan</td><td>Data ini diambil dari Sales Invoice, bagian kode transaksi detail. </td></tr><tr><td>Dokumen Pendukung</td><td>Selalu kosong sesuai ketentuan pajak.</td></tr><tr><td>Referensi</td><td>Diisi dengan kode Sales Invoice (SI).</td></tr><tr><td>Cap Fasilitas</td><td>Jika menggunakan kode transaksi baik 07 atau 08, maka informasi cap fasilitas secara default akan terisi 01. Jika tidak menggunakan 07 atau 08, akan dikosongkan</td></tr><tr><td>ID TKU Penjual</td><td><p>Data ini diambil dari NITKU yang telah diisi pada <strong>Settings > Company</strong>. Jika dikosongkan, maka saat ekspor faktur pengeluaran, akan otomatis mengisi NITKU berdasarkan NPWP sesuai syarat berikut:</p><ul><li>Jika NPWP diisi dan memiliki 15 digit, maka akan diisi NITKU sebagai berikut: <strong>“0” + 15 digit NPWP + "000000”</strong></li><li>Jika NPWP diisi dan memiliki 16 digit, maka akan diisi NITKU sebagai berikut: <strong>16 digit NPWP + "000000”</strong></li><li>Jika tidak ada NPWP, maka NITKU akan diisi dengan <strong>0000000000000000000000.</strong></li></ul></td></tr><tr><td>NPWP/NIK Pembeli</td><td>Diambil dari NPWP pembeli. Jika kosong, maka akan diisi "<strong>0000000000000000</strong>".</td></tr><tr><td>Jenis ID Pembeli</td><td>Diisi "<strong>TIN</strong>" karena mengambil data dari NPWP.</td></tr><tr><td>Negara Pembeli</td><td>Data ini diambil dari Negara yang telah diisi pada <strong>Masterdata > Customer > Customer Master</strong>. Jika tidak diisi, maka akan auto diisi dengan "<strong>IDN</strong>".</td></tr><tr><td>Nomor Dokumen Pembeli</td><td>Kosong karena menggunakan "<strong>TIN"</strong>.</td></tr><tr><td>Nama Pembeli</td><td>Diambil dari informasi pajak pada Masterdata > <strong>Customer > Customer Master</strong> bagian <strong>Owner Information.</strong></td></tr><tr><td>Alamat Pembeli</td><td>Diambil dari informasi pajak pada <strong>Masterdata > Customer > Customer Master</strong> bagian <strong>Owner Information.</strong></td></tr><tr><td>Email Pembeli</td><td>Kosong untuk saat ini.</td></tr><tr><td>ID TKU Pembeli</td><td><p>Data ini diambil dari NITKU yang telah diisi pada <strong>Masterdata > Customer > Customer Master.</strong> Jika dikosongkan, maka saat ekspor faktur pengeluaran, akan otomatis mengisi NITKU berdasarkan syarat berikut:</p><ul><li>Jika menggunakan NPWP16, maka 16 digit NPWP16 + "000000”</li><li>Jika menggunakan NPWP15, maka “0” + 15 digit NPWP15 + "000000”</li><li>Jika kedua tidak diisi, maka akan diisi "0000000000000000000000".</li></ul></td></tr></tbody></table>

* Sheet: Detail Faktur

<table><thead><tr><th width="243">Kolom</th><th>Keterangan</th></tr></thead><tbody><tr><td>Baris</td><td><p>Angka baris akan bertambah sesuai jumlah produk. </p><p>Contoh: Invoice1 memiliki 10 item, maka baris akan terisi 1 untuk sepuluh item tersebut. Invoice2 memiliki 5 item, maka baris akan terisi 2 untuk lima item tersebut.</p></td></tr><tr><td>Barang/Jasa</td><td>Diambil dari Masterdata Product Bagian Product <strong>Details:  Type.</strong> </td></tr><tr><td>Kode Barang/Jasa</td><td>Saat ini diisi dengan "<strong>000000</strong>".</td></tr><tr><td>Nama Barang/Jasa</td><td>Diisi dengan item pada invoice.</td></tr><tr><td>Nama Satuan Ukur</td><td><p>Data ini diambil dari Referensi Kode Pajak  yang telah diisi pada Masterdata > Product > Unit bagian Tax Code Reference. Jika tidak diisi, maka</p><p>Sistem akan auto-mapping berdasarkan list berikut:</p><ul><li>pcs, pc, pcss, piece, pieces, butir, keping, icecream, gls → UM.0021</li><li>box, boks, kotak, ktk, bx, dus, krt, karton, innerbox → UM.0022</li><li>lsn, lusin → UM.0017</li><li>barrel, brl, drum → UM.0008</li><li>meter, mtr → UM.0013</li><li>unit, unitsubs → UM.0018</li><li>ltr, liter → UM.0007</li><li>lbr, lembar → UM.0020</li><li>kg, kilo, kilogram → UM.0003</li><li>gr, gram → UM.0004</li></ul><p>Untuk unit yang tidak dicantumkan diatas akan dikategorikan sebagai Lainnya → UM.0033</p></td></tr><tr><td>Harga Satuan</td><td>Price per item pada invoice. Diambil dari harga unit kecil.</td></tr><tr><td>Jumlah Barang/Jasa</td><td>Quantity unit terkecil pada invoice.</td></tr><tr><td>Total Diskon</td><td>Diskon sesuai invoice.</td></tr><tr><td>DPP</td><td>Sesuai line total atau item sebelum dikenakan pajak (Price x Qty - Diskon).</td></tr><tr><td>DPP Nilai Lain</td><td><p>Jika menggunakan DPP 100%, maka nilai DPP nilai lain akan sama dengan DPP karena masih menggunakan DPP 100%. (DPP x 100%)</p><p><br></p><p>Jika menggunakan DPP 11/12, maka nilai DPP nilai lain akan menggunakan rumus DPP x 11/12.</p></td></tr><tr><td>Tarif PPN</td><td>Diisi sesuai tarif pajak yang digunakan per invoice</td></tr><tr><td>PPN</td><td>Nilai DPP dikalikan dengan tarif PPN.</td></tr><tr><td>Tarif PPnBM</td><td>Saat ini kosong.</td></tr><tr><td>PPnBM</td><td>Saat ini kosong.</td></tr></tbody></table>

***

Selamat mencoba, Kawan Simpli!

> *Jangan ragu untuk menghubungi tim Customer Success Kami jika ada pertanyaan atau memerlukan bantuan. Kami siap membantu, Kawan Simpli!*\
> \
> *Terima kasih telah memilih SimpliDOTS. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan experience Kawan Simpli dalam menggunakan SimpliDOTS.*

<figure><img src="/files/8ayuP7A325tKLHHBbqpv" alt="" width="164"><figcaption><p>Salam Hangat<br>- Androsim -</p></figcaption></figure>

<br>


---

# Agent Instructions: Querying This Documentation

If you need additional information that is not directly available in this page, you can query the documentation dynamically by asking a question.

Perform an HTTP GET request on the current page URL with the `ask` query parameter:

```
GET https://fitur-sap.simplidots.id/smh/fitur-pada-smh-sales-management-hub/2025/update-mengenai-coretax-format-xml-ppn-12-phase-2.md?ask=<question>
```

The question should be specific, self-contained, and written in natural language.
The response will contain a direct answer to the question and relevant excerpts and sources from the documentation.

Use this mechanism when the answer is not explicitly present in the current page, you need clarification or additional context, or you want to retrieve related documentation sections.
